Kabel bodi merupakan jalur utama sistem kelistrikan motor. Hampir semua fungsi penting, mulai dari lampu, starter, klakson, hingga sistem pengapian, bergantung pada kondisi kabel bodi. Sayangnya, kerusakan kabel bodi sering disepelekan karena gejalanya dianggap sepele, padahal jika dibiarkan bisa menyebabkan motor mogok bahkan korsleting.
Sebenarnya, ciri kabel bodi motor rusak cukup mudah dikenali, bahkan bisa dilihat secara kasat mata.
Fungsi Kabel Bodi pada Motor
Kabel bodi berfungsi sebagai penghubung arus listrik dari sumber daya menuju berbagai komponen kelistrikan. Jika salah satu jalur terganggu, maka:
- Arus listrik tidak stabil
- Komponen bekerja tidak maksimal
- Risiko korsleting meningkat
Itulah sebabnya kondisi kabel bodi harus selalu diperhatikan.
Ciri Kabel Bodi Motor Sudah Rusak
Berikut tanda-tanda umum kabel bodi motor yang sudah bermasalah dan sebaiknya diganti baru:
1. Isolasi Kabel Retak atau Mengelupas
Ciri paling jelas adalah lapisan isolasi kabel pecah, retak, atau mengelupas. Kondisi ini sering terjadi akibat panas mesin, usia pakai, atau gesekan dengan rangka motor. Jika dibiarkan, kabel terbuka bisa saling bersentuhan dan memicu korsleting.
2. Warna Kabel Kusam atau Berubah
Kabel bodi yang masih sehat biasanya berwarna cerah sesuai kode pabrikan. Jika warna kabel terlihat kusam, kehitaman, atau berubah, itu menandakan kabel pernah mengalami panas berlebih atau arus tidak normal.
3. Serabut Tembaga Terlihat atau Berkarat
Jika serabut tembaga di dalam kabel sudah terlihat atau berwarna kehijauan, berarti kabel mengalami oksidasi. Kondisi ini membuat hambatan listrik meningkat dan arus tidak mengalir dengan baik.
4. Kabel Kaku dan Mudah Patah
Kabel yang sudah tua biasanya menjadi keras dan tidak lentur. Saat ditekuk terasa kaku atau bahkan langsung patah. Ini tanda material kabel sudah rapuh dan tidak layak dipakai.
5. Sambungan Kabel Pernah Disambung Asal
Kabel bodi yang banyak sambungan tambahan, dililit isolasi seadanya, atau bekas tambalan merupakan tanda instalasi tidak standar. Sambungan seperti ini rawan lepas dan menyebabkan kelistrikan bermasalah.
Gejala yang Muncul Saat Kabel Bodi Bermasalah
Selain ciri visual, kerusakan kabel bodi juga bisa dirasakan lewat gejala berikut:
- Lampu sering mati nyala sendiri
- Klakson bunyinya lemah atau tidak stabil
- Starter elektrik kadang berfungsi, kadang tidak
- Mesin brebet tanpa sebab jelas
- Sekring sering putus
Jika gejala ini muncul bersamaan, besar kemungkinan masalah ada di kabel bodi.
Kenapa Harus Ganti, Bukan Ditambal?
Menambal kabel bodi hanya bersifat sementara. Jika kerusakan sudah menyebar, mengganti satu set kabel bodi jauh lebih aman karena:
- Jalur listrik kembali sesuai standar pabrikan
- Risiko korsleting berkurang drastis
- Sistem kelistrikan lebih stabil
- Lebih awet untuk pemakaian jangka panjang
Terutama pada motor yang sudah berusia di atas 8–10 tahun, penggantian kabel bodi sering menjadi solusi paling masuk akal.
Tips Mencegah Kabel Bodi Cepat Rusak
Agar kabel bodi lebih awet:
- Hindari mencuci motor dengan semprotan tekanan tinggi ke area kelistrikan
- Pastikan jalur kabel tidak terjepit rangka
- Jangan menambah aksesori listrik sembarangan
- Gunakan sekring sesuai standar
Perawatan sederhana ini bisa memperpanjang umur sistem kelistrikan motor.
Kesimpulan
Kerusakan kabel bodi motor sebenarnya bisa dikenali dengan mudah, baik dari tampilan fisik maupun gejala yang muncul saat berkendara. Isolasi mengelupas, kabel kaku, warna kusam, hingga sambungan asal adalah tanda kuat kabel bodi sudah tidak layak pakai.
